Pastel Mini Abon dari 'Ladiis Cake' Snack Sehat Tanpa MSG

UMKM Space - Pastel Mini Abon Ladiis Cake

Diah Mardiyah Hayati, seorang ibu rumah tangga yang produktif asli Cianjur yang telah memulai bisnis makanan sejak dari usia muda. Berawal dari Diah lulus kuliah D3, setelah kelulusannya ia belum mendapat pekerjaan, daripada menganggur, untuk mengisi kekosongannya, Diah belajar dari mamanya membuat kue-kue basah, kue jajanan pasar dan aneka bolu jadoel. Kue-kue hasil buatannya ia jual ke warung terdekat disekitar rumah dan ke pasar, lalu ia juga memasukkan kue-kue buatannya ke kantin-kantin sekolah, hingga akhirnya ia terjun ke bisnis kuliner sampai dengan saat ini, dengan membuka usaha kue dan snack yang ia beri nama Pastel Mini Abon dengan merek "Ladiis Cake".

'Pastel Mini Abon dari "Ladiis Cake" adalah pastel kering mini yang di beri isian abon sapi atau ayam yang berkualitas, dengan varian rasa original dan pedas. Memiliki tekstur yang renyah, pastel mini abon dapat menjadi makanan ringan yang praktis, mudah dibawa kemana-mana sebagai lauk untuk makan, bekal perjalanan jauh dan bisa juga sebagai oleh-oleh. Pastel mini abon kecil-kecil penuh gizi, cemilan sehat dibuat tanpa MSG, dengan adonan pastry sebagai bahan dasar, terigu, mentega, kaldu jamur, dan garam. Semua bahan tersebut di aduk dan di campur sampai kalis, setelah kalis di cetak bentuk bulat, lalu diisi dengan abon sapi atau ayam, setelah di isi diprilin membentuk pastel, lalu goreng sampai matang kekuning-kuningan, angkat tiriskan'. Demikian penjelasan dan promosi Diah mengenai produk Pastel Mini Abon buatannya. 

Pada tahun 2015, Diah mulai serius menjalankan usaha makanan kecil ini, modal awal yang ia keluarkan untuk menjalankan bisnis pastel mini abon sebagai produk andalannya adalah sebesar satu juta rupiah. Saat ini setelah berjalan lima tahun bisnisnya mulai memberikan hasil yang memuaskan, setiap bulan pendapatan tetap Diah mencapai lima juta rupiah.

Usaha makanan kecil milik Diah telah banyak dikenal melalui banyak kanal. Diah rajin mempromosikan produk pastel mini abon-nya ke para tetangga, teman, kerabat dan para pelanggan setianya dengan memanfaatkan komunitas grup whatsapp yang ia miliki, juga melalui akun media sosial facebook dan instagram. Selain itu sebagai perpanjangan pangsa pasarnya Diah juga bergabung dengan beberapa online market seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan Blibli.

Dengan menggunakan kemasan yang bagus dan profesional, usaha Diah mulai mengalami kemajuan. Penjualan Pastel Mini Abon "Ladiis Cake"  setiap bulannya rata-rata berkisar 25 Kg, setiap hari Diah dengan dua orang karyawannya memproduksi 1 Kg Pastel Mini Abon untuk di jual ke pasaran yang rata-rata pelanggannya berada di wilayah Cianjur. 

Harga untuk setiap kemasan Pastel Mini Abon "Ladiis Cake" yang ia jual adalah Rp. 12.ooo. Namun Diah juga membuka peluang bagi masyarakat untuk berbagi rejeki dengan menjadi reseller produk pastel mini buatannya. Bagi reseller ia berikan Rp. 10.000 per kemasan.

Bisnis makanan yang telah ditekuni oleh Diah awalnya bukan dengan sengaja, karena tidak ingin menganggur ia akhirnya memiliki usaha mandiri. Dari kisah Diah, kita dapat memetik satu pelajaran bahwa sesungguhnya tidak ada alasan bagi kita untuk tidak produktif dalam situasi apapun, asal ada kemauan pasti ada jalan.

UMKM Space Pastel Mini Abon Ladiis Cake
IG     @ladiiscakes
FB    Ladiis