'Nensi Snack' Home Industri Olahan Buah Mentah menjadi Camilan Sehat

UMKM Space Nensi Snack

Camilan atau snack adalah makanan kecil atau sering disebut sebagai kudapan, adalah istilah makanan ringan yang bukan merupakan menu makanan utama. Camilan biasanya dimakan diantara dua waktu makan, bentuk makanannya bisa berupa kue, gorengan, kacang, atau buah. 

Saat ini tren makanan sehat sudah sangat di minati karena adanya pandemi Covid-19, termasuk makanan kudapan sehat. Camilan atau kudapan merupakan salah satu peluang bisnis rumahan yang menggiurkan. Sebab siapa yang tidak suka ngemil, apalagi kalo lagi bengong dirumah. Sekarang karena situasi pandemi, kehidupan berubah menjadi new normal, banyak kebutuhan di beli melalui media online. Sehingga bagi pelaku usaha sangat diuntungkan, sebab tidak perlu terlalu memikirkan tempat usaha karena pelanggan bisa datang dari mana saja melalui media teknologi internet. Oleh karena itu bagi yang membuka usahanya dirumah tidak perlu khawatir lagi akan kekurangan pelanggan, selama rajin memasarkan produknya lewat berbagai fasilitas media online maka pasti akan kebanjiran pesanan.

Ada banyak online market yang cukup menduduki peringkat di tanah air salah satunya adalah Tokopedia dan Blibli, keduanya telah menjadi perpanjangan tangan bagi kelancaran usaha "Nensi Snack" yang berlokasi di Jl. Siti Jenab Gang Melati No.21 Cianjur Jawa Barat. Selama ini dengan menggunakan kedua platform ini Ibu Nenden Sukarsih mengelola usahanya. Banyak pesanan datang melalui iklan yang ia posting di kedua media onlineshop tersebut.

'Nensi Snack' adalah bisnis industri rumahan yang membuat olahan makanan dari buah-buahan yang dijadikan camilan enak dan sehat. Produk yang dihasilkan berupa stick pepaya, stick pangsit, abon pepaya, abon wortel, abon ikan gabus, dan yang terakhir adalah Toraci yaitu manisan tomat rasa cinta.

Ibu Nenden memulai usaha 'Nensi Snack' dengan modal awal empat juta rupiah, modal ini dipakai untuk membeli beberapa peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan. Lalu ia mulai memasarkan produknya di akun media sosial yang dimilikinya yaitu facebook dan instagram. Saat ini usahanya telah lumayan banyak di kenal diseluruh nusantara, banyak pelanggannya datang membeli lewat media online, semua ini berkat kefasihan Ibu Nenden dalam memanfaatkan teknologi sebagai penunjang usaha rumahannya.

Bisnis rumahan camilan sehat yang telah berjalan selama kurang lebih satu tahun ini dikelola dengan serius oleh Ibu Nenden bersama dengan dua orang karyawannya. Setiap bulan penghasilannya bisa mencapai dua juta rupiah, dengan rata-rata produksi perbulan 50kg. Setiap hari standar produksinya berkisar 10kg. Harga yang ditawarkan oleh 'Nensi snack' bervariasi rata-rata berkisar dari Rp. 12.000 sampai dengan Rp. 20.000.

'Nensi Snack' milik Ibu Nenden di buka pada tahun 2019 setelah sebelumnya ia beberapa kali mengalami kegagalan dalam berusaha. 
'awalnya memiliki usaha warnet, setelah warnet tutup, saya buka usaha di rumah kecil-kecilan yaitu ketoprak yang dibiayai oleh seseorang lalu berbagai cemilan gorengan, setelah itu saya mencoba dari berbagai macam makanan dan akhirnya berpindah haluan jadi yang saat ini dengan beberapa produk', demikian Ibu Nenden berkisah.

Sehari-harinya Ibu Nenden adalah seorang ibu rumah tangga, namun di karenakan saat ini ia sebagai kepala keluarga, maka ia bertanggungjawab untuk menghidupi anak semata wayangnya. Karena itu usaha camilan ini sangat berarti baginya. Meskipun telah beberapa mengalami kegagalan dalam membuka usaha, tetapi Ibu kelahiran 1967 ini tetap semangat pantang menyerah demi kesejahteraan keluarga. Semoga kisah ibu Nenden ini bisa menginspirasi kita agar jangan mudah menyerah, meskipun mengalami banyak kegagalan tetap semangat maju terus pantang mundur suatu saat nanti pasti akan berhasil.

UMKM Space Nensi Snack
IG     @nensi_snack
FB     Nensi Snack / Melody Chintari Alamanda