'Chiliku Sambal Santri' Sahabat Semua Makanan

UMKM Space Chiliku sambal santri Dian Pisesa

Indonesia adalah negara tropis yang kaya akan resep dan bumbu. Hampir seluruh Nusantara memiliki resep membuat sambal yang berbeda-beda, masing-masing dengan kekhasannya sendiri-sendiri. Seperti sambal Roa, terkenal berasal dari daerah Sulawesi, sambal dengan bahan utamanya terbuat dari ikan roa yang banyak di temukan di perairan Sulawesi Utara atau Manado. Saat ini makanan sambal sudah merupakan hidangan wajib bagi kita orang Indonesia. Bermacam-macam sambal dapat kita temukan dengan mudah, apalagi dengan kemajuan digital teknologi semua dengan mudah didapatkan. Karena itu tidaklah mengherankan jika banyak pelaku usaha dari pengusaha besar sampai usaha rumahan, mulai melirik peluang bisnis ini. 

Sejak beberapa tahun belakangan bisnis sambal sepertinya naik daun di negeri kita. Berbagai variasi sambal mulai bermunculan, mulai dari sambal original, sambal ijo, sambal udang, sambal bawang dan banyak lagi, bahkan dibuat dengan berbagai level pedas, semua dikemas sedemikian rupa untuk menarik minat para pencinta sambal.  

Usaha ini juga dilirik oleh Dian Pisesa seorang ibu muda kelahiran Jeneponto Sulawesi Selatan. Ibu yang dikaruniai empat orang anak ini memulai usahanya dengan tujuan sebagian dari penghasilan yang diperolehnya akan ia alokasikan untuk operasional santri relawan lintas kemanusiaan, dan berbagi makanan setiap hari Jumat didalam kegiatan rutinnya yaitu 'Jumat Berbagi Makanan'.

Usaha yang dirintis dengan tujuan mulia oleh Dian selama delapan tahun ini telah sangat memberikan manfaat bagi banyak orang khususnya para santri. Saat ini penghasilan yang diperolehnya setiap bulan dapat berkisar antara dua puluh sampai dengan tiga puluh juta. Semua berkat hatinya yang ingin memberi kepada sesama, tentunya Yang Maha Kuasa pasti akan membalaskan yang setimpal kepadanya 😊

Dengan dua orang karyawan yang dimilikinya, setiap hari Dian dapat memproduksi 50 sampai dengan 100 botol sambal, biasanya perbulan rata-rata minimal 500 botol sambal pasti laku terjual. 

Sambal yang di jual oleh Dian hanya di toko online Shopee saja, dengan beberapa varian yaitu sambal original, sambal ijo dan sambal ikan Roa. Semua dibuat dengan menggunakan bahan pilihan dan tidak memakai pengawet.

Harganya juga tidak terlalu mahal, satu botol sambal original dan sambal ijo adalah Rp. 25.000 perbotol, sedangkan sambal ikan Roa perbotolnya Rp. 35.000. Dian juga memberikan harga grosir dengan minimal pembelian tiga botol untuk sambal ikan roa yaitu Rp. 33.000 perbotolnya.

Usaha sambal yang diberi merek "Chiliku Sambal Santri" sekarang telah banyak peminatnya, pelanggan setianya sudah banyak dan menyebar tidak hanya di Jabodetabek saja tetapi juga terdapat diluar Jabodetabek. 

Usaha yang dibangun Dian pada tahun 2012, dengan modal satu juta rupiah, selain dipasarkan melalui media online Shopee juga di promosikan oleh Dian melalui akun media sosial facebook dan instagram yang dimilikinya.

Usaha Dian yang beralamat di ruko Bella Casa Residence No. 8-10, Jl. Tole Iskandar, Kota Depok telah sangat berkembang. Usaha yang dibangun dengan tujuan mulia, tentunya akan mendapatkan berkah dari yang Maha Kuasa. Semoga kisah Ibu Dian Pisesa seorang ibu rumah tangga bisa memberikan kita suatu makna bahwa sebuah usaha tidak hanya karena hasil yang kita dapatkan saja tetapi juga faedah dan manfaatnya untuk berbagi kepada sesama.

UMKM Space Chiliku Sambal Santri-Dian Pisesa
FB    Chiliku recipe