Aneka Nasi Ayam Hineni Maknyoss Di Lidah Pas Di Kantong

UMKM Space Aneka Nasi Ayam Hineni

Ada yang pernah dengar Nasi Tutug Oncom? Jika belum pernah, kami perkenalkan ini adalah makanan khas Tasikmalaya. Sangu Tutug Oncom begitulah nama sebutannya di dalam bahasa Sunda. Makanan khas Jawa Barat ini biasa di singkat dengan Nasi T.O.
Nasi tutug oncom atau Nasi T.O adalah makanan yang terbuat dari nasi yang diaduk dengan oncom goreng atau oncom bakar, dengan cita rasa yang unik dan gurih. Tutug dalam bahasa Sunda berarti tumbuk, dalam mencampur nasi dengan oncom ini seperti menumbuk aduk dua bahan tersebut menjadi makanan, maka dinamakan nasi tutug oncom. Makanan Nasi Tutug Oncom biasa disajikan hangat baru enak dan lezat di nikmati, dan sangat terkenal di Jawa Barat khususnya daerah Tasik dan sekitarnya. Pada jaman dahulu Nasi Tutug Oncom seolah seperti makanan wajib bagi orang Sunda, sebab di setiap rumah pasti membuat makanan ini, selain karena pembuatannya mudah dan murah, biasanya dimakan sebagai sarapan di pagi hari dengan ditemani secangkir teh hangat tanpa gula.

Dijaman modern ini mungkin Nasi T.O sudah jarang dibuat dirumah-rumah, namun jangan khawatir masakan Nasi Tutug Oncom ini tersedia di Food Court GRUTTY Lt.2 Jl. Cibaduyut Raya no.66 Bandung. Pemiliknya Ibu Dewi Setiawati seorang wanita berusia 50 tahun asli Purwokerto. Selain Nasi T.O ia juga menyediakan Nasi Liwet, ayam bakar dan ayam penyet.

Pada tahun 2015 Ibu Dewi mencoba membuka bisnis kuliner yang ia namai 'Aneka Nasi Ayam Hineni' dengan menu awal nasi timbel, lalu ditambah beberapa menu lagi yaitu nasi Tutug Oncom, Liwet, ayam bakar dan ayam penyet. 'Aneka Nasi Ayam Hineni' usaha kuliner Ibu Dewi, semua menunya terbuat dari bahan-bahan pilihan dan fresh. Usaha yang telah digeluti oleh Ibu Dewi selama lima tahun ini, pada awalnya dimulai dengan modal lima juta rupiah. Semua modal ini dipakai untuk membeli keperluan dan peralatan untuk membuka usahanya. 

Setiap hari minimal 50 porsi pasti terjual, rata-rata perbulan bisa sampai 500 porsi nasi ayam yang ia jual, tentunya dengan harga yang pas dikantong, seperti motto dari Aneka Nasi Ayam Hineni... maknyoss dilidah pas dikantong...😊. Semua menu harga perporsinya adalah Rp. 30.000, kecuali nasi ayam bakar Rp. 25.000 perporsi.

Berkat kecanggihan teknologi ibu Dewi tidak hanya menjual masakan aneka ayamnya di gerai foodcourt, tetapi ia juga memasarkan 'Aneka Nasi Ayam Hineni' miliknya melalui media onlineshop di Shopee, semua pesanan yang masuk akan segera dikerjakan dan di kirimkan olehnya dengan dibantu oleh satu orang karyawannya. 

Sekarang 'Aneka Nasi Ayam Hineni' Ibu Dewi telah dikenal di seluruh Bandung. Pendapatan perbulannya dapat mencapai sepuluh juta rupiah. Semua berkat kerja keras dan ketekunan Ibu Dewi didalam mengelola bisnis kulinernya, meskipun awalnya coba-coba, namun semua hasil yang dicapai membuktikan keseriusan Ibu Dewi didalam menjalankan usaha makanan 'Aneka Nasi Ayam Hineni'.

Ibu Dewi yang saat ini telah dikaruniai satu orang anak, membuktikan kepada kita meskipun suatu usaha awalnya coba-coba namun jika di jalankan dengan baik dan benar, maka hasilnya pasti baik juga, apalagi disertai oleh Yang Maha Kuasa jika IA berkenan maka hasilnyapun pasti sempurna.

UMKM Space Aneka Nasi Ayam Hineni
FB   hinenimaknyoss