Jamu 'Kunyit Asem Ngapak' Minuman Tradisional Khas Jawa Tengah Warisan Nenek Moyang Yang Patut Dijaga

UMKM Space Kunyit Asem Ngapak

Minuman tradisional khas Indonesia banyak macamnya, semuanya adalah warisan nenek moyang yang perlu dijaga, apalagi jika terbukti telah memberikan manfaat bagi kita. Kunyit Asam atau biasa di sebut kunir asem adalah salah satunya. Minuman tradisional khas Jawa Tengah yang terbuat dari kunyit dan asam jawa ini konon katanya dapat memberikan kesegaran di tubuh jika diminum secara teratur, selain itu juga membuat tubuh menjadi dingin sehingga dipercaya bisa mencegah panas dalam ataupun sariawan. Minuman dengan rasa segar, manis dan sedikit asam ini banyak digemari oleh kaum hawa oleh sebab efek segar dan rasa asam yang terdapat di dalam jamu tersebut. 

Seperti halnya dengan jamu 'Kunyit asem Ngapak' milik Pak Hendarmoko, seorang pria berusia 51 tahun, yang memulai usaha jamunya dikarenakan ia mendapatkan manfaat besar dari jamu racikannya sendiri. Sebelum memulai bisnis jamu, Pak Hendarmoko pernah bekerja sebagai karyawan kantoran, lalu pada tahun 2016 ia mengundurkan diri dari perusahaannya tempat ia bekerja. Demi memenuhi kebutuhan rumah tangganya ia sempat beralih usaha ke Travel Umroh tetapi tidak berhasil, kemudian ia menganggur dan dikarenakan kondisi tubuhnya ada sakit lambung ia mencoba meracik jamu untuk ia minum sendiri. Dan hasilnya, 'Alhamdulillah...sembuh dari sakit maag dan lambung, sehingga saya dapat memberikan testimoni langsung', cerita Pak Hendarmoko yang kebetulan juga memiliki kegemaran minum jamu. 

Jamu racikan Pak Hendarmoko adalah kunyit asem yang ditambahkan biang kunyit, yang menurutnya memiliki khasiat yang baik bagi tubuh seperti melancarkan darah, menghilangkan bau badan, bagus untuk pencernaan, baik untuk remaja putri dan ibu-ibu yang sedang mengalami datang bulan dan sebagainya.

Berkat jamu racikannya ini penghasilan yang diperoleh Pak Hendarmoko dari usaha jamunya setiap bulan dapat berkisar empat juta rupiah. Dengan harga perbotol jamu yang ia jual adalah Rp. 13.000 perbotolnya. Usaha yang dibangun dengan modal dua ratus ribu rupiah oleh Pak Hendarmoko bersama sang istri sekarang telah membuahkan hasil, setiap hari rata-rata sembilan belas botol yang diracik oleh Pak Hendarmoko. Pengerjaannya ia lakukan berdua dengan sang istri, setiap bulan bisa mencapai 564 botol jamu "Kunyit Asem Ngapak"  yang di produksi untuk di jual ke masyarakat.

Saat ini Jamu "Kunyit Asem Ngapak" yang berlokasi di Villa Nusa Indah 3 Bojong Kulur Bogor telah banyak dikenal orang khususnya di area Jabodetabek.  

Semua usaha Pak Hendarmoko berawal dari pengalaman pribadi. Saat ini usahanya mengalami kemajuan yang pesat meskipun dimulai dengan awal yang tidak terlalu baik, tetapi seperti kata pepatah 'segala sesuatu pasti ada hikmahnya', maka sekarang Pak Hendarmoko menuai hasilnya. Melihat cerita ini kita bisa melihat bahwa suatu awal yang buruk tidak berarti hasil akhirnya juga buruk, semua bergantung kepada diri kita bagaimana menyikapinya. 

UMKM Space Kunyit Asem Ngapak
WA  Jamu Kunyit Asem Ngapak