Lulusan SMP Terbukti Dapat Memiliki Usaha Jasa Service AC 'Ridho Teknik'

UMKM Space Service AC Ridho Teknik

Surasno biasa di panggil Rasno, Pria lulusan SMP dari Purbalingga ini adalah Pemilik Jasa Service AC "Ridho Teknik". Dengan sebuah bengkel workshop kecil yang dia kontrak di daerah Kebun Jeruk, beserta dua orang temannya, yang sekaligus menjadi karyawannya, Rasno mengelola usahanya ini.

Ketertarikkan Rasno akan usaha service AC di mulai pada saat Rasno lulus SMP, dikarenakan orang tuanya tidak memiliki uang untuk ia dapat melanjutkan sekolahnya, maka Rasno dengan bermodalkan tekad merantau ke Jakarta, langsung pada saat itu mendapatkan tawaran pekerjaan sebagai kenek AC di sebuah perusahaan jasa Service AC.  Selama 7 tahun Rasno bekerja di perusahaan tersebut, lalu di karenakan kebutuhan untuk rumah tangganya sendiri serta untuk membantu orang tua di kampung, maka Rasno mulai mengumpulkan uang sebagai modal untuk membangun usahanya sendiri. Tepat pada tahun 2013, Rasno resign dari perusahaan dia bekerja dan memulai usaha mandiri dengan nama "Ridho Teknik", diberi nama demikian sebab katanya 'biar berkah' 😊

Setelah lulus SMP, Rasno tidak pernah ingin membebani orang tuanya, dengan tekun bekerja, Rasno rajin mengirim uang ke kampung untuk membantu memenuhi kebutuhan orang tuanya  dan juga memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang suami yang baik dengan memberikan nafkah kepada istri dan anaknya, seorang putri berusia 10 tahun. Setiap dua bulan sekali jika pekerjaannya tidak padat, Rasno akan pulang kampung untuk menengok keluarganya. 

Setiap hari Rasno terbiasa mengerjakan service AC 10 sampai dengan 15 unit, kadang bisa lebih jika sedang ada borongan dari perusahaan langganannya. Rata-rata perbulan bisa 200-an AC di kerjakan oleh dia dan timnya.

Usaha Rasno berkembang berkat keramahan dan tangan dingin Rasno dalam mengerjakan setiap AC yang di percayakan kepadanya. Langganannya sekarang sudah ratusan meskipun area jangkauan jasanya hanya sebatas Jakarta saja, bahkan Rasno kadang kewalahan untuk menerima order setiap kali ada panggilan dari customer yang telah loyal kepadanya. Kadangkala dikarenakan keramahan dan kehandalan Rasno dalam men-service AC, para pelanggannya sering dengan rela hati mempromosikan jasa Rasno kepada kenalan-kenalan mereka. Kata Rasno, usahanya selama ini hanya dari mulut ke mulut, dari pelanggan ke pelanggan, tidak ada promosi yang lain, dan baginya ini sangat efektif membantu usahanya selama ini.

Usaha jasa yang bermodalkan sepuluh juta rupiah, tanpa terasa telah berjalan tujuh tahun, pelanggan yang di miliki oleh Rasno-pun bervariasi, ada dari kalangan perusahaan, kos-an, rumahan, bahkan apartemen. Jasa yang di berikan juga bermacam, tidak hanya jasa membersihkan AC atau isi freon saja, tetapi juga jasa peremajaan AC yaitu tukar AC lama dengan AC baru, serta memperbaiki AC yang sudah tua jika AC tersebut masih layak pakai, dengan cara kanibal spare part, dan jasa pemasangan AC.

Harga service bermacam-macam, tergantung dari jasa yang di berikan, tetapi rata-rata untuk mencuci AC di kenakan tarif Rp. 60.000,- untuk satu AC, biaya bongkar pasang AC dikenakan biaya Rp. 450.000. Rasno juga menerima jika ada yang menjual AC lamanya, biasa di hargai Rp. 400.000 perunit-nya, tergandung kondisi kelayakkan AC tersebut. Untuk pengisian freon harganya berkisar Rp. 150.000, biaya penggantian spare part juga bervariasi biasa tergantung dari spare part yang di pakai untuk memperbaiki AC-nya, rata-rata berkisar dari Rp. 175.000 sampai dengan Rp. 225.000.

Saat ini meskipun masa pandemi, usaha Rasno masih stabil, setiap bulan omset yang di terima berkisar rata-rata tujuh juta rupiah, uang ini dia kumpulkan dan di kirimkan ke kampung, untuk kedua orang tuanya serta istri dan anaknya.

Pekerjaan Rasno dalam memberikan jasa service AC, merupakan usaha yang membutuhkan ketrampilan untuk memahami teknik, biasanya perlu bekal ilmu dari sekolah, minimal seperti STM, tetapi Rasno meskipun hanya lulusan SMP mampu membuktikan bahwa jika kita tekun mau belajar maka tanpa latar belakang sekolah tinggi juga bisa memiliki usaha sendiri, meskipun kita tahu sekolah juga penting, tetapi jangan sekolah di jadikan alasan untuk kita tidak bisa mandiri. Mudah-mudahan cerita Rasno dapat membuka pikiran kita sebagai anak muda Indonesia untuk tidak mudah menyerah, mau terus berkarya di tengah semua kesulitan yang ada, khususnya di masa pandemi saat ini. 


UMKM Space Service AC Ridho Teknik
FB   surasno rasno